Berbagai Hal yang Menjadi Penyebab Timbulnya Depresi

Depresi merupakan salah satu kondisi yang dapat dialami oleh siapa saja dalam usia berapa saja. Depresi yang berawal dari pikiran yang menumpuk dan tak terkordinir bisa memicu banyak gangguan kesehatan seperti stress akut, asam lambung meningkat, hilang nafsu makan hingga kondisi tubuh mengalami kekurangan gizi. Nah, Penyebab depresi ini sendiri sangatlah banyak. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seseorang mengalami risiko depresi. Beberapa diantaranya bahkan pernah dialami oleh kebanyakan orang. Lantas apa saja penyebabnya yang paling umum?

Berbagai Penyebab Timbulnya Depresi

Pada dasarnya, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi seseorang mengalami depresi. Bahkan terdapat beberapa diantaranya yang tidak dapat selalu dicegah. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apa saja penyebabnya. Di bawah ini beberapa penyebabnya yang bisa Anda ketahui lebih lanjut:

1.Kejadian traumatis di masa lalu

Beberapa kejadian traumatis atau buruk yang terjadi di masa lalu juga dapat menjadi penyebab seseorang terkena depresi. Contohnya seperti kematian orang terdekat, orang tua yang bercerai, pelecehan seksual, dan lain sebagainya. Hal tersebut dapat berkembang menjadi trauma bahkan dapat terbawa seumur hidup sehingga memicu timbulnya gejala depresi.

Berbagai Hal Penyebab Depresi dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Saat seseorang merasa terpukul dengan pikiran yang selalu tertekan, maka risiko seseorang tersebut mengalami depresi tentu juga akan semakin meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

2.Perubahan hormon

Penyebab lainnya adalah perubahan keseimbangan hormon. Dalam hal ini sendiri wanita memiliki risiko dua kali lebih rentan terkena depresi tersebut. Pasalnya, perubahan hormon yang terjadi tersebut cukup banyak. Mulai dari saat wanita hamil, menstruasi, melahirkan, dan lainnya.

Hanya saja, risiko depresi pada wanita tersebut biasanya akan mengalami penurunan secara signifikan saat seseorang sudah melewati masa menopause. Selain itu, keseimbangan hormon yang bermasalah akibat adanya penyakit tiroid juga dapat menyebabkan gejala depresi.

Baca Juga : Cara mengatasi asam lambung

3.Candu minuman alkohol

Tidak banyak yang mengetahui bahwa alkohol termasuk sebagai zat depresan kuat. Zat tersebut dapat bekerja dengan cara menekan susunan sarat pusat otak. Tidak heran saat seseorang candu terhadap minuman tersebut dapat menyebabkan rusaknya fungsi otak. Hal tersebut menyebabkan seseorang dapat mengalami depresi. Pasalnya bagian otak yang berfungsi mengatur suasana hati dan emosi mengalami masalah.

4.Mempunyai penyakit kronis

Kebanyakan orang bahkan tidak mengetahui bahwa saat memiliki penyakit kronis juga dapat memicu terjadinya depresi pada seseorang. Terlebih saat ini ada banyak kasus penyakit kronis yang dapat diderita oleh seseorang.

Berbagai Hal Penyebab Depresi pada Anak

Kebanyakan kasus depresi sendiri berawal dari stres atau rasa sakit yang berkelanjutan dari penyakit kronis. Mulai dari jantung, kanker, diabetes, atau lainnya sehingga dapat menjadi penyebab depresi lebih berat. Hal ini berarti, seseorang tersebut perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan segera.

5.Zat kimia otak tidak seimbang

Kondisi depresi pada dasarnya dapat saja terjadi ketika zat kimia otak tidak seibang. Hal tersebut menyebabkan kadar serotonin menjadi sangat minim. Serotonin sendiri merupakan salah satu senyawa yang bertugas untuk mengatur mood dan emosi seseorang. Adapun keberadaan kadar serotonin tersebut yang tinggi dapat menyebabkan seseorang merasa lebih bahagia.

Sementara itu, apabila terlalu rendah dapat dikaitkan dengan gejala atau tanda-tanda depresi. Hal tersebut sering disebut dengan depresi klinis. Tentu saja Anda perlu memeriksakan diri lebih lanjut jika mengalami hal ini.

Itulah beberapa informasi tentang penyebab timbulnya depresi pada seseorang yang bisa Anda ketahui. Ada baiknya untuk menghindari berbagai penyebab tersebut agar nantinya tidak mengalami gejala depresi lebih lanjut yang pastinya sangat merugikan. Jika memiliki depresi, maka sangat penting bagi Anda untuk memeriksakan diri secara berkala untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *